Pernah dengar istilah Array sebelumnya? jika belum maka anda sebaiknya mengerti dahulu arti kata Array sebelum kita mempelajari Array Formula dari Microsoft Office Excel. Array sendiri memiliki makna susunan / kumpulan. Yang namanya kumpulan, pasti jumlahnya > 1. Itu berarti, yang dimaksud dengan Array Formula adalah banyak Formula yang susun di jadikan 1 Formula sekaligus. Microsoft Office Excel memang menyediakan layanan ini dengan tujuan :

  • Pengguna Excel dapat bekerja ringkas tanpa perlu menghitung satu persatu formula dan menyimpannya di sel yang lain.
  • Pengguna Excel dapat mengkombinasikan formula satu dengan yang lainnya dengan cepat.

Perhatikan contoh Excel berikut ini yang dikerjakan tanpa Array Formula :

kursus-komputer-di-surabaya-tips-excel-belajar-array-formula2 kursus-komputer-di-surabaya-tips-excel-belajar-array-formula3

Jika tanpa Array Formula, maka anda memerlukan kolom bantuan (dalam hal ini adalah kolom Selisih). Anda perlu menghitung selisih dari tahun 2015 dan 2014 terlebih dahulu baru mencari jumlah terkecil dari selisih tersebut. Coba perhatikan jika solusi diatas menggunakan Array Formula :

kursus-komputer-di-surabaya-tips-excel-belajar-array-formula4 kursus-komputer-di-surabaya-tips-excel-belajar-array-formula5 kursus-komputer-di-surabaya-tips-excel-belajar-array-formula6

 

Array Formula memiliki ciri khas yaitu menggunakan karakter Kurung Kurawal {}. Untuk memastikan Excel menganggap Formula yang kita tulis sebagai Array Formula maka anda harus :

  • Mengakhiri penulisan Formula dengan CTRL SHIFT ENTER.
  • Array Formula tidak dapat dituliskan didalam Sel yang merupakan hasil dari MERGE CELL.
Jika anda lupa menggunakan CTRL SHIFT ENTER atau menuliskan secara manual Kurung Kurawal diatas, maka Excel akan menganggap Formula anda sebagai Formula biasa. Tentu saja Formula biasa tidak dapat berisi perhitungan lain didalamnya.